Bupati Gianyar Tanggapi Pandangan Umum Fraksi DPRD masalah Peralihan APBD

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra sampaikan jawaban atas Panorama Umum (PU) fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Gianyar pada Sidang Pleno DPRD Kabupaten Gianyar. Sidang Pleno itu berkaitan ulasan Raperda Peralihan APBD Kabupaten Gianyar Tahun 2025 supaya bisa diputuskan menjadi Ketentuan Wilayah.
Memulai jawabnya, Mahayastra menyikapi PU Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan Dewa Besar Agung Pastika, jika PAD sebagai pilar kemandirian pajak wilayah terus akan dimaksimalkan lewat intensifikasi dan ekstensifikasi beberapa sumber PAD secara berkesinambungan dan professional.

Disamping itu, peruntukan berbelanja wilayah telah diutamakan ke beberapa program fokus yang berpengaruh secara langsung ke warga seperti infrastruktur dasar, service kesehatan, pendidikan, pengatasan stunting, dan pendayagunaan UMKM dan ketahanan pangan lokal dan dalam realisasinya akan dilaksanakan dengan efisien dan on time.

Pemkab Gianyar menggerakkan pengadaan dan bantuan fasilitas produksi, pengokohan kelembagaan petani dan kerja sama, penganekaragaman dan intensifikasi pangan lokal, pendayagunaan tempat tidur dan optimasi tempat, dan mitigasi imbas peralihan cuaca dan kritis.

“Berkaitan permasalahan pendidikan, gedung – gedung yang rusak telah dilaksanakan pengatasan berdasar rasio fokus pengatasan sama sesuai keadaan riel di atas lapangan. Pengatasan diartikan berbentuk pemulihan sedang atau berat dan atau pembangunan ruangan kelas baru atau ruangan pendukung yang lain,” jelas Mahayastra dalam info tercatat, Rabu (23/7/2025).

Disamping itu, untuk Penyeleksian Akseptasi Siswa Baru (SPMB) Tahun tuntunan 2025/2026 tingkatan pendidikan dasar yaitu unit pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Gianyar telah dilakukan sesuai tahapnya.

Dimulai dari menata rencana kapasitas tampung dan juknis SPMB dengan mengikutsertakan Dinas Kependudukan dan Pendataan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, pengurus MKKS dan K3S Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Gianyar dengan ditemani oleh BPMP Bali dan hasilnya telah mendapatkan kesepakatan dari Dirjen PAUD DIKDASMEN.

“Dari sisi kesehatan, Kabupaten Gianyar mempunyai dua agunan kesehatan yakni kontribusi kesehatan dan Agunan Kesehatan Nasional dan semua diakomodasi di semua sarana kesehatan pemerintahan seperti 13 UPTD Puskesmas, RSUD Sanjiwani dan RSU Payangan di kelas tiga. Dan berkaitan Puskesmas, secara bertahap kami melakukan legalisasi pada semua UPTD Puskesmas yang terdapat di Kabupaten Gianyar hingga kualitas servis yang diadakan telah terstandarisasi sama sesuai peraturan yang berjalan,” bebernya.

Menyikapi Pandangan Umum Fraksi Gerindra yang dikatakan Gusti Ngurah Agus Supriadi, berusaha seutuhnya supaya terjadi kecocokan di antara rencana dan aktualisasi bujet khususnya pada beberapa sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, ketahanan.

“Transparan dan responsibilitas pengendalian keuangan wilayah terus kami utamakan dalam semua proses rencana, penganggaran sampai penerapan program pembangunan,” jelasnya.

Menyikapi Pandangan Umum Fraksi Demokrat Berpadu yang dikatakan Aswin Pandu Dinata, berusaha tingkatkan peningkatan bidang UMKM dan ekonomi inovatif dengan program training, pendanaan, dan marketing.

Dalam pengatasan lingkungan hidup, Mahayastra menjelaskan faksinya terus berusaha dengan lakukan penanaman pohon dan terus menjaga kelestarian lingkungan.

“Pada saran, anjuran Dewan yang terhormat yang masih belum bisa aku terangkan, akan aku tampung dan menjadikan pemikiran dalam penerapan pembangunan dan pemerintah seterusnya,” papar Mahayastra.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *